Cara Agar Cepat Hamil

Cara Agar Cepat Hamil
Wanita, 22 tahun.
Dok saya mau tanya, saya menikah sudah hampir setahun, udah beberapa cara kami lakukan supaya cepet hamil tapi belum berhasil, setiap saya melakukan hubungan intim dengan suami, setelah suami sampai klimaksnya dan mencabut kemaluannya, itu sperma langsung banjir keluar dok, sampai basah ditempat tidur, itu kira2 apa ada masalah dengan rahim saya atau kesehatan suami saya ya dok?? Mohon bantuannya dok, terima kasih

Dijawab Oleh:dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memperoleh keturunan, diantaranya adalah:

Melakukan pola hidup sehat, diantaranya adalah dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin yang sesuai dengan kebutuhan, istirahat cukup, dan berolahraga teratur.

Menghentikan kebiasaan yang merugikan kesehatan seperti merokok (baik aktif maupun pasif), minum alkohol, konsumsi obat-obatan terlarang.

Melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Untuk mengetahui kapan masa subur, Anda perlu mengetahui rata-rata siklus haid Anda berdasarkan 3-6 siklus haid terakhir.

Bila siklus menstruasi Anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari.

Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda melakukan hubugnan seksual pada masa-masa itu.

The Center for Disease Control (CDC) menyarankan wanita yang berencana untuk hamil mengonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari untuk mengurangi risiko gangguan perkembangan otak janin.

Hindari stres psikologis dan beban pikiran. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa stres psikologis, kecemasan, dan depresi mempengaruhi hormon-hormon yang mengatur kesuburan. Jalani hidup dengan santai dan bahagia.

Jika Anda telah menjalankan beberapa hal di atas dan satu tahun melakukan hubungan intim secara teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi, Anda belum juga hamil, maka perlu dicari penyebab yang mendasarinya baik dari pihak istri maupun suami.

Anda dapat menjalani pemeriksaan hormonal, USG rahim, atau histerosalfingogram (HSG). Untuk suami dapat dilakukan pemeriksaan analisa sperma baik secara kualitas maupun kuantitasnya. Apabila ditemukan kelainan dari pemeriksaan tersebut, dapat segera ditatalaksana sesuai penyebabnya.

Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda dan suami berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan (untuk istri) dan dokter spesialis andrologi (untuk suami).

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Baca selengkapnya di ……klik dokter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *